Fakultas Teknologi Kedirgantaraan – International Conference on Aviation Industry Education and Regulation

Faculty of Aerospace Technology
Aerospace University of Air Marshal Suryadarma
✨Proudly Present✨
✈️ AVINER ✈️
“International Conference on Aviation Industry Education and Regulatioan”

Pada pertengahan Oktober lalu, tepatnya tanggal 13-14 Oktober, Fakultas Teknologi Kedirgantaraan, UNSURYA berhasil menyelenggarakan konferensi ilmiah internasional yang pertama, dengan nama International Conference on Aviation Industry, Education, and Regulation, atau disingkat AVINER 2021. Fakultas yang dipimpin oleh Ir. Freddy Franciscus, M.M. sebagai Dekan, menyelenggarakan konferensi ini dalam dua hari, dengan menggabungkan kegiatan workshop untuk para dosen dan pemakalah, dengan seminar ilmiah.

Workshop yang diselenggarakan pada hari pertama terdiri dari dua sesi yang masing-masing menyajikan materi tentang Hak Kekayaan Intelektual yang disampaikan oleh Juldin Bahriansyah dari BRIN Indonesia, dan sesi kedua tentang penulisan buku ajar untuk perguruan tinggi yang difasilitasi oleh penerbit Deep Publish Yogyakarta. Workshop ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih besar bagi para dosen dan peneliti, untuk mendapatkan HAKI, atau untuk dapat menulis dan menerbitkan buku ajar bagi mahasiswa di bidangnya masing-masing. Workshop dan seluruh rangkaian acara ini dibuka oleh Kepala LLDikti Wilayah 3, Prof. Agus Setyo Budi, M.Sc. dan didampingi oleh Wakil Dekan, Aprilia Sakti K., M.Si, sebagai Chairperson of AVINER 2021.

Gambar 1. Workshop I dan Workshop II, Aviner 2021.

Hari kedua pelaksanaan merupakan puncak acara yang mengundang Pembicara dari berbagai negara untuk berbagi ilmu dan berdiskusi tentang topik-topik yang berkaitan dengan tema tahun ini, yaitu Empowering Millennial Generation to Support 4.0 Aviation Industry by Research and Science. Tema ini diambil untuk membangkitkan dunia pendidikan di bidang aviasi sehingga menyadari kebutuhan pendidikan teknologi 4.0 untuk mempersiapkan lulusan perguruan tinggi di era ini.

Gambar 2. Opening Speech (Direktur DKPPU Kemenhub, Bpk. Dadun Kohar.), Keynote Speaker (Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa dari BRIN Indonesia, Prof. Dr. Ir. Rr. Erna Sri Adiningsih, M.Si).

Dengan mengumandangkan “Indonesia Raya”, dan tari kreasi baru Genjring Party Dance, hari kedua dibuka oleh Rektor UNSURYA, Dr. Potler Gultom, S.H., M.M, disusul dengan pidato pembukaan oleh Direktur DKPPU Kemenhub, Bpk. Dadun Kohar, dan didampingi oleh Dekan FTK. Pembicara kunci pada AVINER 2021 ini adalah Prof. Dr. Ir. Rr. Erna Sri Adiningsih, M.Si. Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa dari BRIN Indonesia, KASAU RI tahun 2002-2005 Marsekal Chappy Hakim, Prof. Yulfian Aminanda dari Institut Teknologi Brunei Darussalam, Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo dari Chiba University Jepang, dan Tommy Tamtomo, Ph.D, akademisi dari Harvard University, USA.

Gambar 3. Guest Speakers, Aviner 2021.

Selayaknya konferensi ilmiah, AVINER 2021 juga sudah menyebarkan pengumuman Call for Paper di berbagai media elektronik dan cetak, sejak bulan Mei 2021. CFP ini berhasil mengumpulkan 29 makalah dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Makalah yang berhasil melalui review tahap pertama, dipaparkan dalam parallel session setelah sesi seminar pagi di hari kedua. Sesi ini dibagi dalam tiga ruangan dalam aplikasi zoom, sesuai dengan sub topiknya. Makalah-makalah ini sekarang sedang dalam proses review tahap kedua untuk diterbitkan dalam proseding berindeks Scopus. Makalah yang cukup baik akan diajukan ke jurnal internasional bereputasi, sedangkan makalah yang belum memenuhi standar, akan dimuat di jurnal yang belum berindeks internasional, atau belum berindeks Sinta 2 atau 1.

Gambar 4. Parallel Sessions, Aviner 2021.

Seluruh pelaksanaan acara diawaki oleh dosen, asisten dosen, dan mahasiswa di lingkungan FTK, serta didukung oleh fasilitas umum dan jaringan universitas. Tanpa berlebihan, AVINER 2022 yang sedang dipersiapkan Term of Reference nya, diharapkan akan memberikan warna baru, semangat baru, melibatkan lebih banyak dosen, peneliti, mahasiswa, pelaku industri, dan regulator, serta terlepas dari suasana pandemi yang sudah membelenggu masyarakat dunia. (ASK)

Leave a Reply

Your email address will not be published.